Font Size:
UDOM : Alat Pengubah Tekanan Laut Menjadi Energi Listrik dengan Sensor Piezoelectric Berbasis
AIoT
Last modified: 2022-01-03
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan energi terbarukan dan cara pemanfaatanya yang dapat
menggantikan peran dari energi fosil dalam menghasilkan listrik. Penggunaan konsep Computational Thinking
menghasilkan bahwa “Energi Tekanan Air Laut” dinilai lebih unggul dalam efisiensi dan efektivitasnya
dibandingkan energi alternatif lain. Konversi energi tekanan air laut menjadi energi listrik dilakukan
dengan perancangan alat bernama “UDOM” yang memiliki sensor piezoelectric pada keenam tabungnya. Sensor
piezoelectric menghasilkan listrik mealui proses tekanan dan regangan yang dialami di dalam laut sesui
kedalamannya melalui payung tabung, dimana setiap 10 meter tekanan yang diterima bertambah 1 atm. Tekanan
dan regangan didapatkan dalam proses naik turunnya UDOM yang memanfaatkan konsep kapal selam dengan interval
sekitar 100-150 meter. Selain itu, pengoprasian UDOM dikombinasikan dengan sebuah kapal untuk menunjang
mobilitasnya. Diperkirakan satu tabung UDOM yang berisikan sekitar 528.800 sensor dan disusun secara
parallel akan menghasilkan energi listrik sekitar 3,1728 MV dalam sekali tekanan. Hasil penelitian berupa
prototype UDOM yang menggambarkan cara kerja alat tersebut dalam pengkonversian energi tekanan air laut
menjadi listrik.
menggantikan peran dari energi fosil dalam menghasilkan listrik. Penggunaan konsep Computational Thinking
menghasilkan bahwa “Energi Tekanan Air Laut” dinilai lebih unggul dalam efisiensi dan efektivitasnya
dibandingkan energi alternatif lain. Konversi energi tekanan air laut menjadi energi listrik dilakukan
dengan perancangan alat bernama “UDOM” yang memiliki sensor piezoelectric pada keenam tabungnya. Sensor
piezoelectric menghasilkan listrik mealui proses tekanan dan regangan yang dialami di dalam laut sesui
kedalamannya melalui payung tabung, dimana setiap 10 meter tekanan yang diterima bertambah 1 atm. Tekanan
dan regangan didapatkan dalam proses naik turunnya UDOM yang memanfaatkan konsep kapal selam dengan interval
sekitar 100-150 meter. Selain itu, pengoprasian UDOM dikombinasikan dengan sebuah kapal untuk menunjang
mobilitasnya. Diperkirakan satu tabung UDOM yang berisikan sekitar 528.800 sensor dan disusun secara
parallel akan menghasilkan energi listrik sekitar 3,1728 MV dalam sekali tekanan. Hasil penelitian berupa
prototype UDOM yang menggambarkan cara kerja alat tersebut dalam pengkonversian energi tekanan air laut
menjadi listrik.
Full Text:
PDF