Font Size:
Rekomendasi Lokasi Cabang Baru Menggunakan Metode Single Pass Clustering
(Studi Kasus: Waralaba Susu dan Perlengkapan Bayi Murah di Karanganyar)
Last modified: 2018-05-05
Abstract
Salah satu strategi untuk ekspansi pelanggan dalam persaingan bisnis adalah dengan membuka cabang. Pemilihan lokasi cabang harus dilakukan dengan tepat agar dapat meningkat market share perusahaan. Waralaba susu dan perlengkapan bayi Murah di Karanganyar adalah salah satu perusahaan yang menerapkan strategi tersebut disamping sistem keanggotaan pelanggan yang mana memiliki informasi potensial yang dapat diolah dengan data mining untuk membantu menentukan lokasi cabang. Metode data mining dengan teknik clustering dapat digunakan untuk membentuk kelompok pelanggan berdasarkan lokasinya. Penelitian ini menggunakan algoritma single pass untuk clustering dan Euclidean distance untuk perhitungan kemiripan. Menggunakan empat variasi nilai threshold, Kecamatan Matesih direkomendasikan sebagai lokasi cabang baru dengan potensi pelanggan yang terkumpul mencapai 159 orang pada threshold optimal 6,57 km dari pusat cluster. Evaluasi dilakukan dengan survey kepuasan pelanggan, koefisien silhouette, dan relative error. Berdasarkan perhitungan relative error, pada threshold 6,57 km memiliki potensi 13 pelanggan per kilometer lebih banyak dibandingkan pada threshold 8,76 km. Hasil rerata nilai koefisien silhouette yaitu 0,4 , mengindikasikan single pass dapat digunakan untuk clustering meskipun dengan struktur yang lemah.
Full Text:
PDF