UNNES CONFERENCE, SEMINAR NASIONAL EVALUASI PENDIDIKAN II

Font Size: 
PELAKSANAAN MANAJEMEN SEKOLAH BERBASIS LINGKUNGAN DI SD CAHAYA NUR KUDUS
Sri Lestari Binedikta

Last modified: 2015-10-20

Abstract


Sekolah sebagai salah satu ruang pendidikan dan pembelajaran, tentu untuk melakukan upaya sadar dan penyadaran menjadi manusia seutuhnya, yang berakhlak mulia/beradab dan berbudaya, manusia yang berarti/berguna atau bermakna. Proses penyadaran tersebut memerlukan prakondisi lingkungan yang kondusif bagi kesehatan baik secara lahiriah maupun batiniah.44Dengan melihat dan melaksakan keadan alam di Indonesia yang saat ini banyak yang rusak dan cuaca yang tidak menentu ini membuat pengelola pendidikan prihatin dan ingin megembangkan pendidikan berbasis lingkungan. Karena penanaman kepedulian tentang lingkungan sangat baik ditanamkan pada anak-anak sejak dini. Dan sangat efektif bila pelajaran lingkungan hidup ini diajakan di sekolah sehingga setiap guru diharapkan mengerti tentang pendidikan lingkungan hidup sehingga dapat diitegrasikan pada semua mata pelajaran.Bagi sekolah yang melaksanakan manajemen sekolah berbasis lingkungan ini bukan hanya memperhatikan lingkungannya saja tetapi juga memperhatikan kurikulumnua yang memuat tentang lingkungan dimana semua pelajaran selain pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup diadakan tersendiri juga diitergasikan ke semua pelajaran. Manajemen sekolah yang berbasis lingkungan dilakukan dalam tiga langkah strategis yaitu pertama, bidang kurikuler, pembelajaran lingkungan hidup dilakukan secara terintegrasi dengan mata pelajaran yang ada. Kedua, bidang ekstrakurikuler yaitu mengarah pada pembentukan kepedulian siswa terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan penyuluhan lingkungan dan lomba karya lingkungan. Ketiga, bidang pengelolaan lingkungan sarana prasarana pendidikan di sekolah. Penelitian ini memiliki fokus yaitu: (1) perencanaan kurikulum berbasis lingkungan hidup; (2) pengorganisasian kurikulum berbasis lingkungan hidup; (3) pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan hidup; (4) evaluasi kurikulum berbasis lingkungan hidup; dan (5) faktor penghambat dan faktor pendukung dalam pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus karena studi kasus berusaha mengungkap secara deskriptif suatu fenomena atau kejadian di suatu lokasi yang mengutamakan kealamiahan atau natural. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: (1) wawancara; (2) observasi; dan (3) dokumentasi. Adapun teknik yang digunakan untuk mengecek keabsahan data meliputi: (1) ketekunan pengamatan; (2) triangulasi; dan (3) pengecekan data.Tujuan penelitian dilakuakan untuk melihat perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen sekolah berbasis lingkungan sehingga menumbuhkan kepedulian siswa dapat berperilaku dan berwawasan lingkungan. Penelitian ini menggunakan kwalitatif.

Full Text: PDF