UNNES CONFERENCE, SEMINAR NASIONAL EVALUASI PENDIDIKAN I

Font Size: 
PERAN SUPERVISI AKADEMIK PADA PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS BUDAYA JAWA PADA ANAK USIA DINI UNTUK PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU
Rafika Bayu Kusumandari

Last modified: 2015-03-05

Abstract


Pembangunan karakter yang merupakan upaya perwujudan amanat Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 dilatarbelakangi oleh realita permasalahan kebangsaan yang berkembang saat ini. Pendidikan karakter akan lebih bermakna jika dilaksanakan sejak anak usia dini. Hal ini dikarenakan pendidikan anak usia dini merupakan fondasi pembentukan karakter anak. Budaya Jawa perlu diperkenalkan sejak dini agar tidak hilang tergerus budaya luar yang masuk seiring era globalisasi. Supervisi akademik perlu dilakukan agar pelaksanaan pendidikan karakter lebih mengena dan sesuai dengan tujuan pembelajaran yang dibuat. Supervisi akademik juga merupakan salah satu upaya untuk mendorong guru untuk meningkatkan profesionalismenya, mengingat peranan strategis guru dalam setiap upaya peningkatan mutu, relevansi, dan efisiensi pendidikan, maka pengembangan profesionalisasi guru merupakan kebutuhan. Mengacu pada tujuan yang ingin dicapai, program penelitian ini dirancang dengan pendekatan "Penelitian dan Pengembangan", artinya suatu program penelitian ditindaklanjuti dengan program pengembangan untuk perbaikan atau penyempurnaan (Arikunto, 1996:9). Hasil : Kegiatan supervisi dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Kepala sekolah akan memberi tahu guru pelakasanaan supervisi. Hal ini sesuai dengan prinsip supervisi yaitu demokratis. Dengan demikian, guru bisa menentukan kapan dia siap di supervisi. Tidak ada supervisi khusus yang dilaksanakan untuk menilai pembelajaran pendidikan karakter berbasis Budaya Jawa, namun supervisi dilaksanakan secara menyeluruh. Hasil supervisi digunakan untuk memberi masukan kepada guru dalam rangka peningkatan profesionalismenya. Biasanya supervisi dilakukan minimal 1 kali dalam semester.


Full Text: FULLTEXT